Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

IHSG Hari Ini Naik Dipimpin 245 Emiten, Saham AMMN, CDIA, dan DNET Melonjak

6.8.25, 7:53 PM WIB Last Updated 2025-08-08T17:35:33Z

, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka naik pada awal perdagangan hari ini, Kamis (7/8/2025). Beberapa saham dalam indeks seperti AMMN, CDIA, dan DNET memberikan dorongan terhadap pergerakan indeks yang berada di jalur positif.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada pukul 09.06 WIB, IHSG dibuka naik ke angka 7.546,34 atau mengalami kenaikan sebesar 0,72% di awal perdagangan. Sebanyak 245 saham menguat, 194 saham melemah, dan 517 saham berada dalam kondisi stagnan.

Dari jajaran top market cap, penguatan dipegang oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang melonjak 16,83% menjadi Rp8.850. Mengikuti di belakangnya, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) naik 1,47% menjadi Rp1.725 dan saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) meningkat 1,33% menjadi Rp9.525.

Selain itu, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) naik 0,95% menjadi Rp15.900, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) naik 0,83% menjadi Rp9.075, serta PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) naik 0,73% menjadi Rp2.760.

Saham perbankan juga mengalami kenaikan pada awal perdagangan, seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing naik sebesar 0,54% dan 0,30%.

Sebaliknya, beberapa saham milik Prajogo Pangestu justru melemah saat perdagangan dibuka. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) turun 1,31% menjadi Rp1.510 dan PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 1,04% menjadi Rp7.150.

Terdapat juga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang dimiliki oleh Grup Salim mengalami penurunan sebesar 0,26% menjadi Rp9.525 atau PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turun 0,15% ke Rp66.300.

Di sisi lain, beberapa saham yang mengalami stagnasi pada pembukaan perdagangan antara lain PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Map Aktif Perkasa Tbk. (MAPA), serta PT Indosat Tbk. (ISAT).

Sebelumnya, Tim Analis Phintraco Sekuritas menyampaikan bahwa dalam perdagangan hari ini, secara teknis, indikator MACD membentuk death cross dengan histogram yang negatif. Selanjutnya, indeks Stochastic RSI mendekati wilayah oversold, tetapi belum terdapat tanda-tanda pembalikan arah. Indikator accumulation/distribution masih menunjukkan proses distribusi.

"Maka IHSG diperkirakan akan mengalami konsolidasi antara 7.450 hingga 7.550 dengan kemungkinan koreksi yang terbatas," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas pada hari Jumat (7/8/2025).

IHSG diperkirakan akan mencoba menguji resisten pada angka 7.550, pivot 7.500, serta dukungan 7.450 dalam perdagangan hari ini.

Ada beberapa sentimen yang menyertai pergerakan IHSG. Data indeks harga rumah di dalam negeri pada kuartal II/2025 meningkat sebesar 0,9% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan 1,07% yoy pada kuartal I/2025.

Peningkatan indeks harga properti merupakan yang terendah sejak tahun 2003. Tim Penelitian Phintraco Sekuritas menganggap data tersebut menunjukkan adanya penurunan kemampuan beli masyarakat serta kenaikan jumlah pengangguran. Hal ini terlihat dari laju pertumbuhan harga rumah yang paling rendah pada properti berukuran kecil.

Dari luar negeri, para investor akan memperhatikan data surplus anggaran perdagangan Tiongkok untuk bulan Juli 2025 yang diperkirakan mengalami penurunan. Investor juga menantikan pertemuan Bank of England yang diperkirakan akan mengurangi tingkat bunga menjadi 4% dari sebelumnya 4,25%. Selanjutnya, akan dirilis data klaim pengangguran awal di Amerika Serikat yang diperkirakan sedikit meningkat.

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan