Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kebenaran Hanya ada Satu, Dia yang Dipanggil dengan Berbagai Nama

Sportlite.id
8.1.15, 1:35 AM WIB Last Updated 2019-02-18T14:46:11Z

Rigveda 1:64:46 : Kebenaran Hanya Satu, Dia dipanggil dengan berbagai Nama
Apa yang kita diskusikan tentang Agama, Tuhan dan Kepercayaan selama ini semuanya hanya perspektif, mulai dari perspektif logika, hati dan kitab suci yang dianggap suci dan disucikan, padahal hukum perspektif adalah sama, sama benarnya, sama salahnya. alkitab mengatakan bahwa dirinyalah yang paling benar, alquran juga enggak mau kalah. padahal tuhan kita sama-sama Alllah. Persetan dengan segala bentuk peribadadatan yang kita laksanakan jika masih mau menggoyang-goyang keyakinan orang lain.

Sumber yang kita gunakan adalah al-Kitab dan al-Qur'an. Sumber yang sama-sama dari tuhan Allah kita. kemudian kita berusaha melogiskan segala bentuk pengertian kebenaran menurut logika kita dan dengan mati-matian kita semua meyakininya. Ini berarti keyakinan kita semuanya adalah "katanya" kata ayat ini, kata ayat itu, kapan kata elu sendiri?. Padahal semua ayat dan Firman adalah “dongeng-dongeng” masalalu. Bagaimana mungkin kita mempercayai kebenaran firman, sementara firman itu sendiri yang mengaku bahwa dirinya benar?

Dengan mati - matian muslim menjelaskan kebenaran al-Quran kepada kristen, begitupun sebaliknya, padahal keduanya sama-sama mati-matian menolak dan sama-sama menyakini keyakinannya masing-masing. Apa yang sudah diyakini kadang tidak perlu dibuktikan oleh logika dan nalar. Apa yang kita yakini adalah kebenaran menurut kita sendiri.

Maka jika ingin mengetahui agamu sendiri, kita harus mengetahui agama orang lain. yang Kristen tidak begitu faham dengan isi al-Quran kemudian menafsirkan sesuka hatinya, yang muslimpun sama tidak begitu faham dengan isi al-Kitab kemudian menafsiran sesuka hatinya. Sama-sama tidak tahu kemudian sama - sama soktahu, padahal didalam kitab suci kita dikatakan hanya tuhan Allahlah yang maha tau dan maha sok tau.

logika kristiani banyak terdoktrin oleh ayat ayat suci al-Kitab sejak lahir hingga tua, logika muslim banyak terdoktrin oleh ayat-ayat suci al-Quran sejak lahir hingga tua. Kemudian masing-masing dari kita beradu logika, penyataan mana yang paling masuk akal, padahal hakikatnya jika sudah membicarakan tuhan allah maka itu sudah diluar logika. islam menyudutkan Kristen dan menyataka Kristen mempunyai tiga Tuhan, kristen membantah bahwa Tuhan mereka hanya satu. Maka disini jelas kita memperlihatkan kobodohan-kebodohan yang kita dapatkan dari doktrin kitab suci yang kita yakini. Jika masing-masing menyepakati satu Tuhan, maka apapun alasanya akan tetap satu.

Konyol adalah saat kita meyakinkan orang lain dan orang lain meyakinkan kita, konyol adalah saat kita membantah penyataan orang lain dan orang lain membantah penyataan kita. Jadi, kita sama - sama benar, dan kita sama - sama salah. Apa yang kita yakini adalah kebenaran. Entah kita mau menggunakan bayolan Jesus atau bayolan Muhammad yang katanya bayolan keduanya adalah bayolan Allah kita

Jika saya menjelaskan keyakinan saya kepada kita bahwa saya adalah Tuhan, maka kita akan membantah mati - matian kemudian meminta saya untuk membuktikan kebenaran bahwa saya tuhan. Ini karna pemahaman yang jauh berbeda antara kita. Maka percayalah pada apa yang kita yakini dan yakinlah pada apa yang kita percayai.

*) Tulisan ini merupakan komentar dari salah satu Grup Blog debat Agama.

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan