Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pembelian Randis Mewah Walikota Serang Tidak Rasional

Sportlite.id
19.3.19, 6:09 PM WIB Last Updated 2019-12-14T09:28:31Z
Merdeka

Akhir pekan lalu mencuat peberitaan diberbagai Media soal pembelian Mobil Dinas oleh Bupati Pandeglang, lalu baru-baru ini disusul oleh Walikota Serang Syafrudin yang membeli mobil Dinas (Randis) baru berupa Toyota Land Cruiser Prado seharga Rp. 1.625.000.000. dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang.

Kepala Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Kota Serang Nopriadi Eka mengatakan pengadaan randis itu menggunakan PAGU anggaran Rp 2,4 dengan HPS (harga pasar setempat) Rp 2.129.092.500 dan nilai kontrak Rp 1.625.000.000.

Disisi lain saya melihat bahwa PAD Kota Serang paling kecil pendapatannya, seharusnya Walikota Baru ini bisa mengatur pengalokasian dana yang lebih bermaslahat untuk kepentingan rakyat, apakah Walikota baru ini tidak tahu bahwa Kota Serang masih diselimuti oleh berbagai promblematika, persoalan kemiskinan, Gizi buruk dan lain sebagainya, Data baru yang disoroti media Mainstream bahwa ada 1300 rumah yang tak layak pakai dikota Serang.

Saya menilai Walikota terpilih Syafrudin ini tidak serius dalam menata Kota Serang, dilihat dari janji Program 100 hari Kerja saja mereka sudah gagal melaksanakannya, ditambah membeli Randis yang harganya selangit dengan beralibi bahwa untuk mempermudah kerja, padahal logikanya untuk mempermudah kerja dan bisa mengakses keseluruh kota yah tinggal infrastrukturnya saja yang diperbaiki, kan ini hal yang konyol baru saja terpilih dan gagal melaksanakan program kerja nya malah sudah menonjolkan kemewahan.

Regulasi dari peraturan pembelian Randis merujuk dari permendagri nomor 7 tahun 2006 perihal Standardisasi Sarana dan Prasanana Pemda dan Permenkeu Nomor 76/PMK.06/2015 Regulasi tersebut sayangnya tidak mengatur harga maximal, hanya mengatur soal kapasitas slinder saja yang diperbolehkan untuk mobil dinas tidak boleh diatas 3.200CC. Mungkin ini tidak melanggar aturan.

Namun ironisnya Dana untuk pembelian Randis tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang, yang memang dalam penganggarannya sebesar 1.8 M, anggaran itu terlalu besar untuk itu disaat melihat kondisi masyarakat kota Serang yang amburadul, saya menilai Walikota terpilih baru ini tidak cocok memimpin Kota Serang, karna tidak mencerminkan seorang Pemimpin yang Sederhana dan Dermawan.

Pengadaan Randis kota Serang dengan Nilai yang tinggi tidak bisa diterima dengan Akal Sehat, disaat kesejahteraan dan kesehatan rakyat yang terabaikan, pun demikian dengan Pendapatan Anggaran Daerah yang sangat memperhatinkan justru digrogoti oleh kemewahan barang-barang Walikota, dengan demikian ditambah wacana akan menganggarkan pengadaan dengan mobil yang sama Wakil Walikota Serang Subadri beserta OPD akan menjauhkan dari kata sejahtera untuk Masyarakat Kota Serang, sehingga masyarakat kota Serang yang ada malah menjadi Tumbal, Kepemimpinan Safrudin dan Subadri harus bisa menciptkan keadilan dan kesejahteraan dalam pembangunan manusia, jika tidak memikirkan rakyat berarti sudah tidak Waras.

Juni Akbar al Firman

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan