Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Selamat, Rakyat ! Pemilu Sudah Usai

19.4.19, 10:10 PM WIB Last Updated 2019-12-14T09:28:31Z

Pemilu telah usai. Indonesia baru saja melaksanakan pemilihan umum. Untuk pertama kalinya, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota legislatif pusat, pemilihan anggota senator Perwakilan Daerah sampai dengan pemilihan anggota legislatif daerah tingkat 1 dan 2 dibarengi dalam satu waktu sekaligus.

Barangkali tidak ada negara di belahan dunia manapun yang senekat Indonesia dalam menyelenggarakan pemilu serentak yang rumit dan melelahkan ini. Tak ayal jika peristiwa itu mengundang perhatian warga international. Harian international sekaliber CNN pun tidak mau ketinggalan menyoroti momentum ini. CNN menyebut rumitnya pemilu Indonesia seraya mengutip laporan dari salah satu lembaga riset dan kajian Australia, Lowy Institute, yang menyebut pemilu Indonesia kali ini merupakan " Satu hari pemungutan suara paling rumit yang pernah dilakukan ".

Kerumitan itu bisa kita temukan dari cerita masyarakat di berbagai daerah yang mesti mencoblos 5 jenis surat suara dalam waktu yang terbatas, belum lagi ukuran kertas suara yang besar merupakan kerumitan tersendiri bagi masyarakat.

Dari pihak penyelenggara pun, tidak jarang kita menemukan panitia penyelenggara pemilu di daerah-daerah yang mesti jalan kaki menyeberangi sungai, hujan-hujanan demi memastikan ter-distribusinya logistik pemilu denga  baik, belum lagi proses pengawalan berjalannya pencoblosan sampai kepada proses perhitungan suara yang memakan waktu dan tenaga lebih dari panitia penyelenggara pemilu.

Ala kulli hal, proses itu bisa disudahi dengan baik. Meskipun masih ada tahapan panjang rekapitulasi suara, dari proses perhitungan di Kecamatan, kemudian di Kabupaten/ kota, kemudian proses rekapitulasi di tingkat provinsi dan terakhir penetapan hasil ditingkat nasional, tapi masing-masing calon sudah mendeklarasikan kemenangannya. Baik calon anggota legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden.

Yang sungguh mengusik perhatian kita adalah drama saling mendeklarasikan kemenangan diantara kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Pasangan Jokowi- Ma'ruf mendeklarasikan kemenangannya dengan berdasarkan hasil perhitungan quick count beberapa lembaga survey yang memang memenangkan mereka. Di pihak lain, Pasangan Prabowo- Sandiaga Uno sudah lebih dulu mendeklarasikan kemenangannya dengan klaim bahwa, didalam internal kubu mereka memiliki metode perhitungan real count yang memenangkan pasangan Prabowo- Sandiaga lebih dari 50% suara.

Oleh karena itu, mari kita ucapkan berbagai macam jenis kalimat selamat atas kemenangan.

Bukan untuk kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden itu, atau calon- calon legislatif yang mendeklarasikan kemenangan mereka, tapi mari kita ucapkan selamat atas kemenangan rakyat yang telah berhasil keluar dari peristiwa yang melahkan, menguras tenaga dan pikiran, peristiwa yang banyak mengilusi, menjanjikan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Peristiwa yang menghabiskan banyak ongkos sosial dalam kehidupan kita didalam masyarakat.

Karena setelah pemilu usai, rakyat akan kembali menjalani kehidupannya dengan normal, buruh yang pulang kerumah sehabis kerja sudah tidak lagi mencak-mencak kesal melihat baliho di pinggir jalan yang penuh dengan kampanye janji-janji kosong. Karena menurutnya kesejahteraan buruh tidak akan tercapai jika politik upah murah melalui PP No.78 Tahun 2015 tidak dicabut.

Petani sudah tidak lagi menonton dagelan-dagelan dalam tayangan debat kandidat calon presiden dan wakil presiden yang berbicara reforma agaria. Karena menurutnya, reforma agraria melalu sertifikasi lahan yang dilakukan saat ini hanya ber-orientasikan kepada pasar investasi global, bukan ber-orientasi terhadap distribusi lahan yang adil untuk petani miskin.

Ibu-ibu akan kembali pergi membeli sayur, seperti biasanya tanpa ada saling menggunjing dengan tetangga karena beda pilihan dalam pemilu, umat beragama akan kembali pergi beribadah tanpa khawatir ada khotbah yang meng-agitasi dan memperuncing perbedaan-perbedaan antar umat karena berbeda pilihan dalam pemilu.

Mari kita ucapkan selamat kepada rakyat, karena pemilu sudah selesai. Apapun hasilnya, rakyat pasti akan selalu menang.


Oleh : Muhammad Ihsan Kamil- Sekretaris Jendral Sekolah Mahasiswa Progresif

Penulis: Garis merah

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan