Ruangpublik - Remaja Islam Masjid Al Furqon ( RISMA AL - FURQON ) kembali melaksanakan kegiatan Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Masjid Al Furqon Pasirandu Curug Kabupaten Tangerang, serta diikuti oleh Anak Yatim yang tinggal di Kampung Pasirandu, Minggu (02/6).
Kegiatan ini pun di hadiri sejumlah tokoh masyarakat, sesepuh, alim ulama, masyarakat Pasirandu, serta beberapa tamu undangan dari beragam lembaga, organisasi dan komunitas lintas wilayah.
Ketua RISMA Al Furqon, Muhammad Ihsan Kamil mengatakan, digelarnya acara santunan dan buka puasa bersama digelar rutin setiap tahunnya dan kedua kalinya sejak periode kepemimpinannya di RISMA Al Furqon. Selain itu, juga untuk menunjukan komitmen dan ke-istiqomahan RISMA Al Furqon dalam berkontribusi sosial terhadap masyarakat terutama dalam memelihara kecintaan umat terhadap anak-anak yatim.
Dalam sambutannya, Ketua RISMA Al Furqon, Ihsan Kamil menyampaikan bahwa " Kegiatan Santunan ini terbilang yang ke dua kalinya terlaksana sejak periode kepemimpinan saya, bulan Ramadhan tahun lalu kita menyantuni ibu-ibu janda dan jompo dan ramadhan tahun ini santunan kita concern kepada anak-anak usia TK, Sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama ( SMP ). Tahun ini pun merupakan kali pertama kita melakukan kolaborasi dengan beberapa lembaga, komunitas dan organisasi. Seperti SDIT As Salam, Komunitas Badak Kulon Supermoto, dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN syarif Hidayatullah Jakarta. "
Ihsan juga menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih atas berlangsungnya acara dengan lancar, dan atas dukungan moril maupun materil dari para tokoh Masyarakat Pasirandu, para donator dan organisasi maupun lembaga dan komunitas yang terlibat.
“Saya pribadi dan organisasi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat, tamu, para donatur baik dari individu maupun lembaga, organisasi dan komunitas yang hadir serta turut mendukung acara ini " Ujarnya.
Ihsan memaparkan, digelarnya acara yang melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk bersilahturahmi, buka puasa, sekaligus santunan anak yatim ini dibuka mulai pukul 15:00 wib dengan pembukaan mc dan sambutan ketua RISMA Al Furqon, sambutan dari tokoh Masyarakat Pasirandu, penyerahan santunan kepada anak-anak Yatim, dilanjut dengan doa hadiah puji yang dipimpin oleh imam besar Masjidi Al Furqon Pasirandu, Al Ustadz Solihin dan ditutup dengan buka puasa bersama.
Hadir pula tokoh masyarakat Bapak Khaerul Saleh, Ketua RW 03 Pasirandu, jajaran ketua RT se-kejaroan Pasirandu, tokoh pemuda Pasirandu, Nurul Hidayat, Pimpinan pondok Pesantren Miftahul Huda, Kyai Rohili Abdur Rasyid, dan beberapa tamu undangan lainnya, seperti dari Komunitas Badak Kulon Supermoto, Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, dan dewan guru SDIT As Salam.
Disela-sela acara, ketua RISMA Al Furqon sempat diminta keterangannya terkait informasi yang berkembang belakangan inj ditengah-tengah masyarakat Pasirandu tentang pembekuan dan penonaktifan secara sepihak kegiatan RISMA Al Furqon, Ihsan memaparkan bahwa penonaktifan dan pembekuan itu dilakukan secara sepihak oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab yang memiliki kepentingan politis dan mengklaim bagian daripada tokoh dan masyarakat Kampung Pasirandu, pihak nya dan semua anggota RISMA Al Furqon sama sekali tidak pernah diundang dan tidak pernah mengadakan musyawarah. Ditambah kondisi aktual dan faktual yang ada di lapangan, kegiatan RISMA Al Furqon tetap berjalan dan para tokoh masyarakat, ustadz, alim ulama, sesepuh dan masyarakat Pasirandu pada umumnya mendukung setiap kegaiatan RISMA Al Furqon hingga saat ini.
“ Itukan kebijakan sepihak yang dilakukan oleh orang-orang yang memang sejak sebelumnya tidak suka dengan kegiatan positif yang dilakukan oleh RISMA Al Furqon. Belum lagi, orang-orang itu memang sedang memiliki tujuan dan kepentingan politik tertentu. Sedangkan RISMA Al Furqon sama sekali tidak memiliki kepentingan politik apapun, tugas RISMA Al Furqon adalah mewadahi para pemuda yang punya etos semangat tinggi untuk belajar dan ikut berkontribusi lebih terhadap kegiatan agama dan sosial demi kemajuan dan keharmonisan Kampung Pasirandu. Jika ada kritik otokritik dan saran untuk organisasi, RISMA Al Furqon punya mekanismenya yang sudah diatur dalam AD/ART organisasi. Bukan malah mengadakan musyawarah sepihak yang bahkan tidak melibatkan satupun anggota RISMA Al Furqon dan parahnya lagi musyawarah itu dipimpin dan dimonopoli oleh aktor politik dan tempatnya pun bukan di masjid, tempat musyawarah kepentingan masjid koq dirumah seorang politikus. Apa itu tidak bisa disebut dengan politisasi masjid ?“ ujarnya.
Ihsan juga menambahkan, meskipun ada intimidasi, ancaman dan propaganda yang melemahkan RISMA Al Furqon, kegiatan RISMA Al Furqon akan terus berlanjut seperti biasanya, bahkan akan ada terobosan-terobosan kegiatan baru untuk anggota dan umumnya untuk masyarakat Kampung Pasirandu yang akan disusun nanti dalam kegatan rapat pleno sekaligus rapat kerja RISMA Al Furqon setelah lebaran idul fitri.
“ Sekarang begini, kita anak-anak muda di RISMA Al Furqon sedang sibuk-sibuknya untuk terus belajar dan berkegiatan yang manfaat bagi masyatakat Pasirandu. Masalah kecil seperti itu buat apa kita perpanjang ? Masih banyak tugas dan tanggung jawab sosial dan kegamaan yang diemban oleh RISMA Al Furqon yang menunggu untuk diselesaikan. Tokoh masyarakat, aparat setempat seperti RT, dan masyarakat Pasirandu pada umumnya pun masih tetap mendukung. Jadi buat apa kita terlalu larut dalam permasalahan ? Lebih baik kita sibuk berkontribusi kegiatan yang positif untuk masyarakat Pasirandu, baik dalam bidang agama maupun sosial kemasyarakatan “ tegasnya diakhir wawancara.
Penulis - Pen=garis merah

No comments:
Post a Comment