
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis pagi (7/8/2025).
Kehadirannya untuk memenuhi panggilan penyelidik KPK dalam rangka memberikan keterangan terkait penyelidikan dugaan korupsi pembagian kuota haji.
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu tiba sekitar pukul 09.29 WIB, mengendarai mobil Toyota Fortuner berwarna hitam.
Dengan mengenakan kemeja krem lengan panjang, ia terlihat datang seorang diri tanpa didampingi oleh pengacara.
Saat berjalan memasuki lobi gedung KPK, ia tampak membawa sebuah map berwarna biru.
Kepada awak media, Yaqut mengonfirmasi bahwa dirinya dalam kondisi sehat dan siap memberikan klarifikasi.
Ia menyebutkan bahwa map yang dibawanya berisi Surat Keputusan (SK) pengangkatannya sebagai menteri.
"Alhamdulillah sehat. Saya dimintai klarifikasi dan keterangan terkait dengan pembagian kuota haji. Nanti saya sampaikan keterangan di dalam," ujar Yaqut.
Ia enggan membeberkan lebih jauh mengenai materi yang akan disampaikannya kepada penyelidik, termasuk saat disinggung soal kemungkinan adanya tekanan politik.
"Saya hanya bawa SK sebagai menteri. Saya enggak tahu ya [tekanan politik]. Nanti saya akan sampaikan keterangan di dalam karena itu materi saya enggak bisa sampaikan ke teman-teman. Itu nanti saya sampaikan di dalam," ucapnya.
Profil Lengkap Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut:
Nama lengkap: Yaqut Cholil Qoumas
Tanggal lahir: 4 Januari 1975
Tempat lahir: Rembang, Jawa Tengah
Julukan: Gus Yaqut
Keluarga: Putra dari KH Muhammad Cholil Bisri (pendiri PKB), adik dari KH Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU), keponakan KH Mustofa Bisri
Pendidikan:
SDN Kutoharjo (1981–1987)
SMPN II Rembang (1987–1990)
SMAN II Rembang (1990–1993)
Sempat kuliah di Universitas Indonesia jurusan Sosiologi, namun tidak menyelesaikan
Karier Politik dan Organisasi:
Ketua DPC PKB Rembang: 2001–2014
Anggota DPRD Rembang: 2004–2005
Wakil Bupati Rembang: 2005–2010
Anggota DPR RI: 2015–2020
Ketua Umum GP Ansor: 2016–2024
Menteri Agama RI: 23 Desember 2020 – 21 Oktober 2024, menggantikan Fachrul Razi
Harta Kekayaan:
Berdasarkan LHKPN Maret 2024, total kekayaan: Rp12,7 miliar
Mayoritas berupa tanah dan bangunan senilai Rp9,5 miliar
KPK Panggil Gus Yaqut
Sebelumnya, pimpinan KPK telah mengonfirmasi pemanggilan terhadap Yaqut.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan agenda pemeriksaan ini pada Rabu (6/8/2025).
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan keterangan Yaqut sangat dibutuhkan untuk membuat terang konstruksi perkara.
Asep meyakini Yaqut sebagai seorang negarawan akan kooperatif.
Penyelidikan yang dilakukan KPK ini berawal dari adanya dugaan penyimpangan dalam distribusi penambahan kuota haji sebanyak 20.000 pada tahun 2024.
Kuota tambahan tersebut seharusnya dialokasikan untuk memangkas antrean haji yang panjang.
KPK telah mengisyaratkan bahwa kasus ini kemungkinan besar akan segera naik ke tahap penyidikan.
Sejumlah pihak, termasuk dari agen perjalanan (agen travel), pejabat Kementerian Agama, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), telah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan ini.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
No comments:
Post a Comment