Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Doa "disisi tuhan."

Sportlite.id
5.1.15, 12:31 PM WIB Last Updated 2019-02-16T05:38:29Z

Banyak bahasa dan banyak kata yang menyebutkan tentang sisi  tuhan, tapi kita tidak begitu tahu dan tidak mau tahu sisi sebelah mana yang dimaksud. Entah kata “sisi” ini hanya sebatas isitlah karna tidak ada istilah lain yang mewakili atau memang untuk menunjukan kebaradaan tuhan, saya kurang begitu faham dengan istilah ini.
Seseorang yang meninggal ataupun mati, maka pasti akan ada doa dari orang-orang yang ditinggalkannya seperti ini “semoga tenang disisinya”. Kalimat tenang disinya yang disertai dengan semoga adalah harapan agar arwah sang mati tenang disisi tuhannya, tapi sisi yang dimaksud sisi yang mana? Sisi kiri neraka atau kanan neraka, atau sisi kiri dan kanan sorga?
Adalagi kalimat doa yang mirip dari doa pertama, seperti ini “semoga arwahnya diterima disisiNya”. Secara logika, seseorang yang mengucapkan kalimat doa ini dia tidak begitu yakin kalau-kalau arwah sang mati tidak diterima tuhannya, padahal wahyu mengatakan “segala sesuatu itu milik tuhan, dan akan kembali kepada tuhan”. Artinya jelas setiap arwah yang mati itu akan kembali kepada tuhan, kembali pada tuhan menunjukan arti kepunyaan tuhan, jadi segala sesuatu kepunyaan tuhan, tidak ada istilah penolakan terhadap sesuatu itu, ini seperti teori kepemilikan bahwa setiap barang kepunyaan pribadi adalah hak mutlak pribadi. Meskipun ada istilah “pembuangan untuk barang milik yang buruk, akan tetapi yang namanya milik tuhan tetap diterima oleh tuhan.
Kalimat doa yang lain yang maksudnya hampir sama seperti “semoga amal ibadahnya diterima disisiNya”. Kalimat doa yang ini sedikitnya lebih logis, amal ibadah atau kebanyak orang menyebutnya pahala adalah milik si arwah yang didapatkan dari tuhannya, meskipun hakikatnya pahala tersebut milik tuhan, akan tetepi pahala ini hanya bisa didapatkan dan digunakan oleh si arwah tersebut. Namun yang membuat rancu dalam doa ini adalah penyebutan amal ibadah, dalam al-wahyu amal ibadah itu ada dua bagian, amal baik dan amal buruk, maka segala amal baik dan amal buruk pasti akan diterima tuhan dan diletakan disisi tuhan. Amal baik diletakan disisi baik, dan amal buruk diletakan disisi yang buruk.
Walaupun maksud do’a tersebut positif, karna memang doa itu sifatnya positif, akan tetapi jika doa itu lebih jelas dan lebih dilengkapi lagi mungkin akan lebih baik dan lebih difahamin oleh manusia dan tuhan. Dan bukan berarti tuhan tidak faham dengan maksud doa tersebut, tapi baiknya mungkin kalau mau mendoakan dan mau berdoa itu yang jelas dan lebih masuk akal.

Dari gambaran masalah diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa tuhan mempunyai dua sisi, sisi baik dan sisi buruk, akan tetepi penggunaan kata sisi ini bisa diartikan secara tekstual seperti sisi kiri dan kanan, atau secara kontekstual seperti sisi baik dan sisi buruk. Sisi baik tuhan secara tekstual seperti kebaikan yang diberikan tuhan, seperti kenikmatan sorga dan sisi buruk tuhan seperti kepedihan siksa neraka. 

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan