Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

KEMUNCULAAN TUHAN

Sportlite.id
5.1.15, 10:51 PM WIB Last Updated 2019-02-16T05:38:29Z

Tuhan menciptakan manusia, kemudian dia menganugrahkan otak sebagai alat untuk berfikir, tuhan menciptakan fikiran, lalu fikiran menemukan tuhan. Lantas apakah tuhan yang menciptakan fikiran atau fikiran yang menciptakan fikiran?
Ini adalah statment yang dulu pernah saya tulis di facebook. Ada keraguan dalam fikiran saya tentang siapa yang lebih dulu ada didunia atau ada di alam semesta. Banyak sumber yang mengatakan bahwa tuhan ada lebih dulu sebelum dunia dan fikiran manusia ada. Agama mengatakan tuhan lebih dulu ada, para pakar filsafatpun mengatakan hal yang sama. Alasan agama mengatakan bahwa tuhan lebih dulu ada karena agama sendiri berasal dari tuhan, kemudian ahli filasat pun alasanya hampir sama hanya saja proses pemikirannya yang sedikit agak berbeda, seperti pemikiran salah satu ahli filsafat bahwa “semesta ada tentulah ada yang menciptakan, dan yang menciptakan itu tentulah dia yang tidak pernah diciptakan” entah apa namanya, namun yang pasti hampir seluruh umat manusia menyebut nama yang menciptakan itu adalah tuhan.
dalam agama diceritakan proses penciptaan alam semesta sebelum manusia diciptakan, kemudian fikiran manusia berusaha merasionalkan proses penciptaan ini, dan akhirnya fikiran mampu menyimpulkan bahwa tuhan lebih dulu ada, dia yang menciptakan semesta dan fikiran manusia.
Logika dasarya adalah, bahwa saat itu, saat semesta diciptakan tidak ada satupun manusia dimuka bumi ini menyaksikan proses penciptaan alam semesta dan tidak bisa dibuktikan secara empiris tentang proses penciptaan tersebut. Lalu kemudian setelah manusia ada, barulah manusia itu berfikir bahwa “semesta yang luas ini pasti ada yang menciptakan, dan zat yang menciptakan itu tentulah tidak sama dengan yang diciptakan, yang menciptakan itu adalah zat yang maha besar yang tidak ada satupun menyerupai dia” ini adalah proses awal pemaksaan terhadap pemikiran, pemaksaan untuk memikirkan hal diluar logika dan nalar, pemikiran tentang tuhan, dan dari proses inilah yang saya anggap bahwa “tuhan ditemukan oleh fikiran manusia”
Anggapan ini tentu saja bersebrangan dengan semua sumber yang mengatakan tuhan lebih dulu ada, pun ini hanya sebagai pendapat logika dangkal saya tentang tuhan. Tuhan yang tidak boleh disebut sembarangan namanya (Kel 20 : 7)

Siapapun anda tentu tida sepedapat dengan saya, tapi jika ingin menyampaikan argumentnya tentang tuhan, maka simpanlah dulu semua jenis kitab ataupun wahyu yang menurut riwayat wahyu dan firman itu benar, dan gunakanlah logika dasar tentang sejarah keberadaan manusia dimuka bumi.

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan