Masalah yang menemui kita, atau kita yang menemui masalah? Jika dari awal kita memahami bagaimana masalah itu ada, maka jawaban yang tepat adalah bukan masalah yang menemui kita, bukan juga kita yang menemui masalah akan tetapi kita dan masalah ibarat jantung dan hati. Masalah ada karna kita ada.
Akan selalu ada masalah yang kita hadapi dimanapun dan kapan, hanya saja ada masalah yang menurut kita perlu diselesaikan dan ada masalah yang tidak perlu diselesaikan, ada masalah yang menganggu kita sehingga menutut untuk disegera diselesaikan, ada juga masalah yang tidak meminta diselesaikan dan adapula masalah yang tidak meminta diperhatikan. Kesemuanya ini adalah masalah, akan tetepi ada beberapa dari kita yang tidak menggap masalah itu masalah.
Masalah adalah masalah, masalah dikatan masalah oleh orang yang menemuinya jika orang tersebut menganggap bahwa itu masalah. Artinya anggapan seseorang terhadap suatu masalah juga mempengaruhi penyebutan masalah itu. Anda menganggap hal itu adalah masalah, kemudian anda mengatakan pada saya bahwa masalah itu perlu diselesaikan, dan saya tidak menganggap masalah yang anda anggap masalah itu sehingga saya tidak menuntut diri untuk segera menyelesaikan masalah yang anda anggap trersebut.
Sebelum kita dilahirkan, kita sudah ditentukan oleh tuhan untuk membawa masalah-masalah yang sudah tuhan persiapkan, kemudian jika saaja dulu kita tidak menyanggupi, maka kemungkinan besar kita tidak akan terlahir kedunia.
Kenapa harus ada masalah?
Perntanyaan ini begitu sederhana akan tetapi perlu jawaban yang harus digambarkan secara jelas untuk benar-benar bisa memahami masalah. Dari penjelasan sebelumnya bahwa karna kita ada makan masalahpun ada, kita dan masalah adalah satu dari kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, mungkin hanya kematian yang bisa memisakan masalah dengan tuanya, dan inipun hanya sebatas pemisahan masalah dunia dengan tuannya. Masalah dirancang dan diciptkan oleh tuhan untuk manusia agar manusia itu mengerti arti kerja keras, mengerti arti proses dan lain-lain. Bisa dibayangkan jika tuhan tidak menciptakan masalah, maka tentu tidak ada proses disana, tidak ada kerja keras, tidak ada kebahagiaan dan yang pasti tidak ada kehidupan. Maka dari masalah tersebutlah kita bisa merendahkan diri didepan tuhan dan memohon untuk dipermudahkan dari segala urusan.
Kenapa tuhan menciptakan masalah?
Jika pertanyaan yang timbul dibenak kita seperti ini, maka yang harus kita pahami adalah bahwa tuhan tidak akan menciptakan kita kecuali disertai dengan masalah. Anggapan dasar kita adalah, bahwa sumber dari masalah adalah yang menciptakan masalah tersebut. Tuhan adalah sumber dari masalah, adanya tuhan kemudian dengan kemurahan hati dan kasih sayangNya manusia itu diciptakan dan dilahirkan disertai dengan pakaian masalah.
Akan tetapi jika pertanyaan “kenapa” ini lebih kedalam alasan tujuan, maka akan ada banyak tujuan penciptaan masalah yang hanya bisa kita fahami dan rasakan apabila kita mampu menyelesaikan masalah tersebut.
Bersambung.


No comments:
Post a Comment