/data/photo/2024/02/01/65bb1cecec598.jpeg)
- Pernahkah Anda bertanya-tanya tentang bagaimana musik memberikan pengaruh pada kondisi emosional hewan, seperti anjing dan kucing?
Sebab, mendengarkan musik tertentu pada manusia sendiri dinilai dapat memperbaiki suasana hati karena nada yang enak didengar ataupun lirik yang tepat dengan kondisi saat itu.
Dalam kisah-kisah, terkadang digambarkan burung-burung yang bergoyang mengikuti irama lagu ataupun kucing yang menjadi bersemangat saat mendengarkan rekaman suara kucing lain.
Dilansir dari Earth, Kamis (22/5/2025), asisten profesor di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Negeri Oklahoma, Dr. Katrina Meinkoth mengatakan bahwa musik yang lembut dapat membantu anjing yang sedang gelisah menjadi tenang.
Meinkoth mengaku, ia terkejut saat mengetahui beberapa harmoni tertentu dapat mengurangi kecemasan dan gonggongan pada anjing.
Lantas, bagaimana studi mengenai efek musik dalam mengurangi kegelisahan hewan selengkapnya?
Musik dapat mengurangi kecemasan pada anjing
Berdasarkan penelitian, musik latar dengan nada yang lembut dapat mengurangi rasa terkejut yang tiba-tiba pada anjing.
Studi oleh Universitas Glasgow pada tahun 2017 mengungkapkan bahwa anjing yang mendengarkan lagu-lagu tertentu memiliki kadar kortisol yang lebih rendah dan variabilitas detak jantung yang lebih stabil.
Hasil ini senada dengan temuan lama dari Universitas Queen di Belfast, yaitu musik klasik yang lembut dapat memicu perilaku yang lebih tenang dan sedikit menggongong pada anjing yang dikurung
Sebagai tambahan,studi oleh Animals : an open access journal from MDPI pada 2021 juga menemukan bahwa mendengarkan musik klasik dapat meningkatkan kualitas tidur hewan ini.
Sebaliknya, musik bergenre rock berdampak meningkatkan perilaku gugup pada anjing.
Kucing punya selera "musik"-nya sendiri
Tidak semua hewan menunjukkan reaksi pada musik yang dinyanyikan manusia.
Sebagian hewan malah lebih tertarik dan mendekat pada musik yang "sesuai dengan spesiesnya", salah satunya kucing.
Para peneliti dari Universitas Wisconsin-Madison mengamati bahwa musik kucing yang dikomposisi secara khusus lebih menarik perhatian sesama kucing dibandingkan lagu klasik pada umumnya.
Kucing yang menyukai musik kucing ini akan menunjukkan tanda-tanda nyaman beristirahat lebih panjang dan mengalami penurunan kegelisahan.
Namun, tidak semua hewan menikmati musik dari sesama spesies ini.
Apabila hewan menunjukkan tanda-tanda stres, seperti diam membeku, terengah-engah, atau berusaha melarikan diri, maka ia tidak cocok dengan musik jenis ini.
Tempo dan volume musik juga dapat mempengaruhi hewan
Selain pada anjing dan kucing, ada beberapa penelitian lain yang menemukan bahwa cepat atau lambatnya tempo, serta keras atau tidaknya volume musik, juga dapat memberikan dampak emosional pada hewan.
Diketahui bahwa tempo musik yang lambat dapat membuat sapi perah menghasilkan lebih banyak susu saat mendengarkan melodi yang menenangkan.
Sementara itu, babi lebih menunjukkan ketertarikan dengan volume musik sedang, walaupun irama yang cepat terkadang meningkatkan kecemasan.
Pada burung, lonjakan suara yang tiba-tiba dapat membuat burung terkejut.
Sementara itu, musik nada rendah dan konsisten dapat mengurangi respons ketakutan dan meningkatkan pola makan burung.
Kemudian untuk hewan-hewan di kebun binatang, musik dengan volume sedang dapat membantu mengalihkan perhatian hewan dari kebisingan pengunjung.
Namun, sama seperi pada manusia, mendengarkan musik yang berulang-ulang juga dapat menyebabkan kebosanan pada hewan.
Selain itu, hewan juga tidak dapat memahami semua komponen musik layaknya manusia.
Studi oleh Universitas Sydney melaporkan bahwa hewan cenderung memiliki respons yang positif terhadap musik dengan nada rendah dan tempo lambat, seperti musik klasik.
Musik jenis ini dapat membantu hewan mengatur keadaan emosionalnya sehingga stres berkurang lebih cepat.
Smeentara itu, musik dengan volume tinggi cenderung meningkatkan kecemasan hewan.
Lonjakan volume dalam jenis musik itu dapat meningkatkan ketegangan dan menghalangi sinyal-sinyal penting bagi hewan, seperti panggilan atau isyarat dari sang pemilik.
No comments:
Post a Comment