Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Dua Pemain Baru Persis Solo Siap Tampil Lawan Persija di Manahan, Peter Lakukan Psywar

15.8.25, 8:00 AM WIB Last Updated 2025-08-16T15:15:11Z
Featured Image

Persis Solo Tidak Diperkuat Sho Yamamoto, Tapi Optimistis Hadapi Persija Jakarta

Persis Solo akan menjalani laga kandang perdana musim ini pada Sabtu (16/8/2025) malam mendatang di Stadion Manahan. Namun, tim asuhan Peter de Roo tidak akan diperkuat oleh kapten mereka, Sho Yamamoto. Meski demikian, pelatih Persis Solo menegaskan bahwa timnya akan memperkuat diri dengan tambahan dua pemain asing baru.

Dalam jumpa pers sehari sebelum pertandingan, Peter de Roo menyatakan keyakinannya bahwa timnya siap untuk menguasai permainan melawan Persija Jakarta. Ia mengungkapkan bahwa dalam pertandingan sebelumnya, timnya masih menghadapi kendala dalam penguasaan bola. Kini, fokus utama adalah memperbaiki hal tersebut.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada lawan, kami fokus pada diri sendiri. Kami ingin meningkatkan performa dan memperbaiki kelemahan yang ada,” ujar Peter.

Meskipun Persis Solo memiliki tambahan amunisi pemain asing, Peter mengungkapkan bahwa Zulfahmi dan Gervane Kastaneer kemungkinan besar tidak akan bermain penuh 90 menit. Alasannya karena keduanya baru bergabung dan masih butuh penyesuaian.

“Mereka mungkin tidak bisa bermain penuh 90 menit karena baru saja bergabung,” tambahnya.

Kepercayaan diri juga sedang tinggi di kalangan pemain Persis Solo setelah berhasil mencuri tiga poin saat melawat ke Bangkalan melawan Madura United. Di sisi lain, Persija Jakarta juga dalam kondisi optimis setelah mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 4-0.

“Setiap laga berbeda. Kami tidak takut menghadapi siapa pun. Dengan dukungan suporter di Manahan, besok akan menjadi pertandingan yang menarik,” kata Peter.

Namun, Persis Solo juga harus waspada terhadap ancaman kartu merah. Pada laga pembuka musim ini, Sho Yamamoto diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning. Hal ini menjadi momok yang kembali menghantui tim tersebut.

Sebagai catatan, pada musim lalu, Persis Solo sering kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Namun, Peter de Roo mengaku tidak khawatir karena ia telah memberikan arahan agar pemain bisa menjaga emosi selama pertandingan.

“Kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Main 90 menit penuh di laga sebelumnya memberi motivasi tambahan,” ujarnya.

Persija Jakarta Tak Meremehkan Persis Solo

Menanggapi hasil positif yang diraih Persis Solo, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui bahwa tim tuan rumah memiliki pemain berkualitas dan terorganisir dengan baik.

“Mereka punya pemain-pemain berkualitas. Mereka adalah tim yang terorganisir dengan baik,” ujarnya.

Souza menegaskan bahwa timnya akan datang dengan konsentrasi penuh dan fokus tinggi agar bisa meraih hasil positif dari laga nanti.

Aturan Baru Liga Indonesia: Larangan Merokok di Stadion

Regulator Super League, PT Liga Indonesia Baru, menerapkan aturan baru untuk musim 2025/2026. Salah satunya adalah larangan merokok bagi para penonton yang hadir langsung di stadion.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, mengungkapkan bahwa jika aturan tersebut dilanggar, klub tuan rumah akan terkena denda sebesar Rp10 juta.

“Dulu hanya himbauan normatif, tapi sekarang sudah berupa larangan. Jika ada yang melanggar, maka klub tuan rumah akan terkena denda,” ujarnya.

Ginda juga menyatakan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap penonton sebelum masuk ke kawasan stadion. Misalnya, rokok boleh dibawa, tetapi korek api akan disita di pintu masuk.

Regulasi Tiket Suporter Tamu Masih Berlaku

Aturan lama terkait larangan suporter tamu menyaksikan laga secara langsung di stadion masih berlaku. Oleh karena itu, pihak Panpel akan melakukan validasi data tiket untuk memastikan bahwa hanya penonton lokal yang boleh masuk.

“Kami akan memverifikasi apakah yang membeli tiket benar-benar orang Solo,” ujarnya.

Selain itu, Ginda mengungkapkan bahwa beberapa elemen suporter Persis Solo masih mencoba mengundang suporter Persija Jakarta untuk menyaksikan laga di Stadion Manahan. Hal ini dinilai melanggar regulasi yang berlaku.

“Di media sosial, ada ajakan untuk nonton di Manahan. Kami sudah menyampaikan kepada elemen suporter bahwa suporter tamu belum diperbolehkan masuk,” pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan