Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Terungkap Nasib Pria Pembunuh Cucu 9 Naga Alberto Tanos

8.8.25, 11:32 PM WIB Last Updated 2025-08-10T13:00:51Z
Terungkap Nasib Pria Pembunuh Cucu 9 Naga Alberto Tanos

, Manado - Terungkap nasib pria yang melakukan pembunuhan terhadap cucu 9 Naga bernama Alberto Tanos.

Kini pria tersebut diamankan polisi atas perbuatannya membunuh cucu 9 Naga Alberto Tanos.

Diketahui Alberto Tanos tewas setelah mendapat luka tusuk senjata tajam yang ditikamkan pria berinisial AMR.

Penikaman itu terjadi saat Alberto Tanos memergoki pacarnya sedang pesta miras bareng dua pira, salah satunya adalah pelaku.

Diduga cemburu jadi pemicu pembunuhan itu terjadi. 

Dikutip dari TribunMedan.com, kasus pembununuhan Alberto Tanos terjadi di sebuah rumah di Karombasan, Manado, Senin (4/8/2025) pagi. 

Alberto Tanos tewas secara tragis setelah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh dua pelaku.

Peristiwa nahas ini dipicu rasa cemburu saat korban mendapati kekasihnya sedang berpesta minuman keras (miras) bersama sejumlah pria.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menjelaskan, kejadian ini bermula sekira pukul 07.00 WITA.

Korban saat itu mencari kekasihnya, namun tidak berada di rumahnya daerah Karombasan.

Korban mendapat informasi dari seorang saksi bahwa kekasihnya sedang berada di lokasi kejadian (TKP).

Bersama tiga orang saksi, korban kemudian mendatangi sebuah rumah di Jalan Sion, Karombasan.

Setibanya di sana, korban mendapati kekasihnya sedang minum miras bersama para tersangka dan teman-temannya.

Terbakar api cemburu dan emosi, korban langsung mendobrak pintu rumah dengan keras dan mengenai para tersangka yang kebetulan saat itu duduk di belakang pintu.

Tindakan korban memicu reaksi keras dari tersangka pertama, AMR alias Abdul (29), yang langsung menegur korban.

Adu mulut tak terhindarkan dan kemudian berujung pada perkelahian.

Di tengah perkelahian, tersangka kedua, ES alias Ervan (27), turut serta memukul dan secara brutal menikam korban di beberapa bagian tubuh.

Pelaku menikam korban di dada kiri, pinggul kiri, hingga leher bagian depan.

Melihat kejadian tersebut, para saksi berusaha melerai dan hendak membawa korban ke rumah sakit.

Namun, tersangka AMR masih terus mengejar dan memukuli korban dengan tangan kosong saat hendak dilarikan.

Korban akhirnya berhasil dibawa oleh rekan-rekannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado dalam kondisi kritis.

Namun nyawanya tak tertolong karena lima luka tikaman bersarang di tubuhnya.

Pihak dokter menyatakan korban telah meninggal dunia pada saat tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.05 WITA.

Babak Belur

Tak butuh waktu lama, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sario, Tim Resmob Polresta Manado, dan Tim Resmob Polda Sulut berhasil mengamankan kedua pelaku, AMR alias Abdul dan ES alias Ervan.

Ervan ditangkap di salah satu rumah pelaku di Kelurahan Sario Kota Baru.

Polisi juga menyita barang bukti berupa tiga bilah pisau, termasuk satu pisau yang diduga kuat digunakan untuk menikam korban.

Setelah ditangkap polisi, beredar wajah pelaku yang babak belur.

Saat ini, kedua tersangka beserta para saksi telah diamankan dan diserahkan ke Polda Sulut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. 

Keluarga korban juga telah diarahkan untuk membuat laporan resmi.

Akibat perbuatan mereka, kedua pelaku terancam dijerat pasal penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Sosok Alberto Tanos

Diketahui, Alberto Tanos merupakan putra dari pasangan Nando Tanos dan Estee Anastasia Londa.

Ia diketahui adalah cucu dari pemilik PT. Marga Dwita Guna, perusahaan konstruksi besar berskala nasional.

Keluarga tersebut dikenal masyarakat lokal dengan julukan "9 Naga Sulut".

Karena berasal dari keluarga yang terpandang, peristiwa pembunuhan Joel Albero Tanos pun viral di Manado.

Kematian Alberto Benedict Joel Tanos (18) menyisakan duka yang mendalam bagi pihak keluarga.

Alberto menjadi korban pembunuhan di Kelurahan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara pada Senin (04/08/2025) pagi.

Jeni, salah satu kerabat almarhum Alberto Tanos merasa kehilangan.

Ia menyebut, almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik.

"Alberto anak yang baik, kami para kerabatnya sangat merasa kehilangan," ujar Jeni.

Menurut Jeni, kedatangan mereka untuk memberikan penghiburan bagi pihak keluarga.

"Semoga pihak keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," ucapnya.(*)

Baca Juga Terbongkar Kebohongan Ibu Guru Ita Rekayasa Pencurian Demi Hindari Penagih Utang

No comments:

Post a Comment

Iklan

iklan