
PR GARUT - Perkembangan smartphone dari brand di bawah Transsion Group terasa sangat pesat dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Brand seperti Tecno, Infinix, dan Itel kini semakin berani menghadirkan desain dan fitur yang dulu hanya bisa ditemukan pada smartphone kelas premium. Kali ini, Tecno kembali membuktikan keseriusannya lewat produk terbaru mereka, Tecno Pova Curve 5G.
Nama “Curve” pada perangkat ini bukan sekadar gimmick, karena smartphone ini benar-benar membawa layar melengkung di kedua sisinya. Kesan pertama saat melihatnya adalah “mewah”, apalagi dengan bodi tipis hanya 7,5 mm dan bobot ringan 177 gram. Saat digenggam, ponsel ini terasa nyaman dan berkelas, meski material frame-nya masih berbahan plastik.
Bagian belakangnya tampil minimalis dengan dua kamera besar dan aksen modern yang memberikan kesan futuristik. Desain ini memang bisa memicu perdebatan — sebagian orang menyebutnya elegan, sebagian lain menganggapnya terlalu ramai — namun secara keseluruhan tampilannya tetap aman dan menarik di mata kebanyakan pengguna.
Masuk ke bagian layar, Tecno Pova Curve 5G mengusung panel AMOLED 6,78 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 144Hz. Angka tersebut biasanya hanya ditemukan pada smartphone gaming kelas atas. Kelebihan lainnya, layar ini mampu menampilkan warna dengan jelas bahkan di bawah sinar matahari berkat tingkat kecerahan yang tinggi. Perlindungan Corning Gorilla Glass 5 juga membuatnya terasa premium di kelas harga menengah.
Kualitas visual yang dihadirkan layar ini terbilang tajam dan nyaman di mata. Warna yang dihasilkan memang tidak se-saturasi panel AMOLED Samsung, tapi tetap enak dilihat. Responsivitas sentuhnya juga sangat baik, tanpa latensi yang mengganggu saat bermain game atau aplikasi musik seperti Real Drum.
Untuk dapur pacunya, smartphone ini menggunakan MediaTek Dimensity 7300 Ultimate. Meskipun bukan chipset terbaru, performanya tetap tangguh untuk aktivitas harian hingga gaming menengah. Berdasarkan pengujian, skor benchmark-nya mencapai sekitar 690.000 poin, dengan performa yang stabil dan sistem pendinginan yang efisien. Tidak ada tanda-tanda throttling, bahkan saat bermain game berat seperti Delta Force.
RAM bawaan sebesar 8 GB bisa diperluas hingga 16 GB dengan fitur virtual RAM, sementara penyimpanan internal 256 GB UFS 2.2 cukup cepat untuk kebutuhan multitasking dan penyimpanan file besar. Walau bukan yang tercepat di kelasnya, perpindahan antar aplikasi dan waktu loading masih terasa responsif.
Fitur konektivitas juga lengkap: dukungan 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, dan infrared blaster untuk mengontrol perangkat elektronik seperti TV atau AC. Sensor sidik jari di bawah layar bekerja cepat dan akurat. Secara keseluruhan, fitur-fitur yang disediakan Tecno terasa matang untuk sebuah ponsel di harga Rp3 jutaan.
Yang menarik, sistem operasi HiOS 15 berbasis Android 15 membawa peningkatan besar dibanding versi sebelumnya. Tampilan antarmukanya kini lebih rapi, ikon lebih elegan, dan fitur pengaturan shortcut-nya sangat fleksibel. Pengguna bisa mengelompokkan aplikasi dengan cepat atau menghapus beberapa ikon sekaligus hanya lewat layar utama. Bahkan pengalaman navigasinya kini terasa halus dan modern — sebuah lompatan besar dari versi sebelumnya.
Tecno juga menjanjikan pembaruan sistem operasi satu kali dan update keamanan selama dua tahun. Meskipun tidak selama kompetitor besar, komitmen ini sudah cukup mengingat rata-rata masa pakai smartphone di kisaran satu hingga dua tahun. Beberapa aplikasi bawaan memang masih ada, tapi mudah dihapus dan tidak terlalu mengganggu pengalaman pengguna.
Baterai berkapasitas 5.500 mAh cukup besar untuk menopang aktivitas seharian. Dalam pengujian, daya tahan baterainya mampu mencapai lebih dari 13 jam penggunaan aktif. Pengisian cepat 45W mampu mengisi penuh baterai hanya dalam waktu sekitar 1 jam 17 menit. Selain itu, fitur Bypass Charging 2.0 memungkinkan daya langsung masuk ke komponen hardware tanpa melalui baterai, sangat berguna saat bermain game sambil diisi daya agar baterai tidak cepat rusak.
Di sektor kamera, Tecno Pova Curve 5G dibekali kamera utama 64 MP, kamera depth 2 MP, dan kamera depan 13 MP. Hasil fotonya tergolong baik dengan warna yang natural dan dynamic range yang cukup luas, meski detail kadang terasa kurang tajam. Dalam kondisi low-light, hasil foto tetap bisa diterima asalkan tangan stabil karena belum ada fitur OIS. Kamera depannya mampu merekam video hingga 4K 30fps, lengkap dengan stabilisasi elektronik (EIS).
Secara keseluruhan, Tecno Pova Curve 5G adalah smartphone yang solid di segala aspek. Desainnya elegan, layarnya memukau, performanya stabil, dan baterainya tahan lama. Kekurangannya hanya di sektor kamera yang masih “aman-aman saja” dan kualitas charger yang terasa kurang premium. Namun dengan harga di kisaran Rp3 jutaan, ponsel ini menawarkan keseimbangan luar biasa antara gaya, performa, dan fitur.***
No comments:
Post a Comment